Minggu, 27 Agustus 2017

Finally, KOREA,,,, !!!

Wuaaah,,, Sudah Lama tidak menengok blog saya ini. Sebenarnya saya bahkan lupa kalau saya punya blog ini (hahahaha). Okay,  jadi saya merasa harus menulis tentang hal ini, sebelum saya benar-benar lupa, karena akhir-akhir ini saya sering melupakan beberapa hal dalam hidup saya. Misalnya, tadi saya taruh handphone dimana? (udah biasa kali) atau umur saya sekarang berapa? (yang ini becanda kok). Yah pokoknya saya merasa kalau sekarang jadi pelupa (faktor umur atau faktor kelamaan jomblo?). Maka karena hal tersebut, berakhirlah saya di sini berusaha untuk menuangkan pengalaman yang ga pengen saya lupain seumur hidup saya. Sijaghabnida,,,, ^^

Tahun 2016 kemaren, saya udah keukeuh set plan harus jalan-jalan ke negara gajah putih ( Thailand). saya udah search agen tour yang murah tapi aseeek, dan bahkan sempat mikirin untuk backpackeran. Saya juga sudah mulai meracuni otak beberapa teman untuk diajakin jalan ke Thailand. Beberapa diantara mereka tertarik, dan kami mulai serius merencanakan perjalanan kami yang rencananya pada mau jalan bulan April 2016. Singkat cerita, semua teman saya idak bisa pergi sesuai rencana, berakhirlah saya sendiri yang putus asa mikirin batalnya rencana jalan-jalan tersebut. Isenglah saya buka-buka situs travel gitu, dan nemu satu agen tour yang oke ke Korea. Kenapa tidak? saya emang suka banget ama Korea.Ya, Kenapa saya tidak kesana aja, nyari Bigbang, atau kali aja nemu Oppa-Oppa tamvan (Mulai ngayal). Ke Korea, Sendiri?? saya sempat ragu dan takut mikirin bakalan jalan-jalan sendiri (walau nanti pasti ada peserta tour lainnya). Tapi maksud saya,  harus jalan sendiri dari Lombok, trus balik sendiri ke Lombok. Hmmmm,,,, ngebayanginnya aja udah ga asik sih sebenernya. Tapi entah kenapa saya akhirnya daftar di tour tersebut (faktor ketemu oppa2 tamvan mengalahkan kekhawatiran saya) dan mulai mengurus berkas-berkas yang dibutuhkan untuk visa. Hahahaha. Pamerlah saya ke salah satu satu sahabat saya. Awalnya dia kaget. " Hahhh?? Serius lo mau Ke Korea Sendiri? Ga bisa. ga boleh. Lo ga boleh seneng-seneng sendiri (Lol). Gue ikut,,,! ". Funny but true, teman saya yang ga bisa ke Thailand kerena suatu alasan akhirnya sangat mengkondisikan dirinya supaya bisa ikut jalan ke Korea. Lol. Dan akhirnya pada tanggal 29 Agustus 2016 terbanglah kami berdua dari Lombok ke Jakarta. Seharian Nunggu di Soeta bagai anak ayam kehilangan emaknya (karena penerbangan kami ke Korea naik Asiana jam 12 malem,cuy. Sedangkan kami dari Lombok menggunakan penerbangan pertama.). Apa yang kami lakukan di bandara? kami udah sibuk mikirin bakalan mau kemana dan ngapain pas acara free (karena menggunakan jasa tour travel, pasti ada jadwal tournya). Sebenernya saya sudah punya beberapa tempat yang ingin dikunjungi berdasarkan keinginan, hasil searching dan referensi dari teman Korea saya. Excited? ga usah ditanya. Bingggiit,,,


Penerbangan Ke Korea memakan waktu kurang lebih 7 jam. Karena Penerbangannya Malam hari, jadi tidak terasa lama karena dapat tidur di pesawat dan paginya sudah sampai di Incheon... Yeyyyy finally Incheon.
Kami tiba di Korea sekitar jam 8 waktu setempat (kalau saya ga salah inget). Dari Incheon naik bus menuju Seoul, tepatnya di Jongno-gu. Disinilah petualang di mulai,,, hahahaa



Saya di Korea sekitar enam hari, dan itu terasa singkat banget untuk mengeksplore Negeri Gingseng tsb. Lumayan banyak tempat yang saya kunjungi saat itu. Enaknya ceritain satu satu ga yaak ?? hahahah,, Jadi intinya waktu di Korea saya berkunjung ke :

  • N Tower Seoul ( Namsan Tower)


Siapa yang tidak tahu Namsan Tower? Pecinta Korea baik Kpop maupun Kdrama pasti tahu dong. Di sini kita bisa pasang gembok-gembok cinta yang terkenal. Dan gila aja, ternyata luas banget area buat gembok cintanya. Tidak hanya, itu di Namsan Tower juga ada beberapa cafe buat nongkrong, starbucks dan toko yang menjual souvenir. Oya, saya punya titipan dari Indonesia buat misi di Namsan ini. Misi Cinta namanya. Jadi saya dititipin buat nulis nama teman dan pasangannya, karena katanya kalau kalian menulis nama di gembok dan kalian kunci gemboknya di sini, cinta kalian bakal awet, lengket, tak terpisahkan. Harga satu gemboknya 10.000 won dapet 2 buah. Waktu itu Hujan, jadi keliling Namsannya rada-rada basah-basahan gitu walau pakai payung. Begonya saya, sudah tahu bakalan hujan, padahal saya bawa payung dari Indonesia, tapi karena saking excitednya, payungnya tertinggal di kamar hostel. Dari pada tidak bisa menikmati Namsan yang penuh cinta, saya pun membeli payung di 7eleven seharga 5.000 won, dan melenggang berbasah-basahan demi misi cinta.

Karena  jomblo, jadi nulisnya beginian. Kali aja bisa balik lagi. lol

  • Nami Island dan Petite France
Perjalanan menuju Petite France lumayan jauh. Selaian naik korel, kami juga masih harus naik kereta 30 menitan lalu naik bus sekitar sejaman. Jarak Petite France dan Nami Island tidak terlalu berjauhan. Sebelum ke Petite France kami melewati dermaga yang nanti akan kami gunakan ke Nami Island. Jalan ke Petite France itu lumayan nanjak dan berliku. Apa yang ada di Petite France?. Jadi Petite France itu miniatur Kota Prancis yang ada Korea. Bangunan yang ada di dalamnya persis seperti bangunan yang ada di Eropa ( kayak yang pernah ke Eropa aja, haha ). Ada Rumah Boneka -boneka eropa yang katanya sudah ada dari ratusan tahun yang lalu, Ada Live Music Street dan Puppet Show waktu saya kesana. Yang suka Running Man Atau Nonton Kdrama The Man From The Star pasti tau tempat ini.  




Setelah puas memengililingi Petite France, kami pun menuju dermaga yang tadi sempat kami lewati untuk menaiki kapal menuju Nami Island. Di Nami terdapat patung couple dari drama terkenal Winter Sonata yaitu Choi Ji Woo dan Bae Yong Joon. Berphoto di patung tersebut adalah suatu yang harus kalau ke Nami island ( menurut saya sih, hehe). Udara disana benar-benar segar. Bahkan tidak akan terasa lelah jika melihat-lihat pulau dengan berjalan kaki. Melewati barisan pohon-pohon pinus, dan saat itu daun-daun mulai menguning. Beberapa restoran menyajikan berbagai makanan yang siap dipilih. Kami mendatangi sebuah toko kue mirip bakpao (emang bakpao kali) yang isisnya kacang merah. Kita dapat membeli kue tersebut saat benar-benar baru matang. 
Pohon-Pohon Pinus d Nami Island

Patung Winter Sonata




Kapal penumpang untuk kedan dari Nami Island

  • YG Building Dan Bigbang Exhibition
Sebagai seorang VIP (sebutan untuk Fans Bigbang), saya tentunya tidak mau melewat kesempatan untuk berkunjung ke YG Building. YG building berada di Hapjeong dan kami kesana setelah melakukan Tour City di Kota Seoul. Malam itu angin bertiup lumayan kencang dan dingin. Teman saya bertanya " emang mau liat apa kita di sini? ketemu Bigbang nggak ? ". Tentu saya tidak. saya hanya ingin melihat langsung di mana idol saya bekerja dan berlatih. Hahaha,,, Lagi pula saat itu Bigbang sedang tidak ada di Korea. Jadi jelas tidak akan bisa melihat bayangan mereka. LOL. Setelah sampai di sana, ternyata banyak VIP lain dari berbagai tempat bahkan dari negara lain. Ada sebuah mini market di depan YG, disanalah kami duduk menatap gedung tersebut, berphoto, ngobrol tentang Oppa dan tertawa (hanya kami yang paham kenapa hal tersebut  menyenangkan)hahaha. Terkadang kami terkejut dengan para fans lain yang berlari mengejar mobil Van yang masuk dan keluar dari sana.

Tanggal 1 September kami tidak ikut jadwal tour ke tempat shopping melainkan pergi ke Bigbang The Exhibition A to Z ( 10th Anniversary) Di Seongdong-Gu. Disini kami dapat menikmati semua hal tentang Bigbang, Seperti album, photo-photo, kostum, video dan hasil karya mereka selama 10 tahun. Para Anggota Bigbang bahkan ikut secara langsung mempersiapkan Exhibitiin tersebut. Berada disana saat itu, membuat saya paham bahwa keringat dan kerja keras pasti akan terbayar. Mereka yang dulu sempat diragukan akan sukses, namun dengan kerja keras dan segala proses yang tidak mudah membuat meraka bisa bertahan hingga 10 tahun (saat itu) dan menjadi dikenal secara global. Bahkan sampai saat ini walau mereka merayakan 11th annivesary dengan scandal TOP Oppa, mereka masih bertahan dan tentunya VIP masih bersama mereka. Hiks,,,, Oppadeul Hwaitiiing,,,, T,T 


  • Mount Seorak
Saat itu sangat disayangkan sekali kami tidak bisa menaiki cable car yang akan membawa kami  ke Mount Seorak karena cuaca yang buruk. Maka kami harus merasa puas dengan hanya melihat-lihat dari bawah saja. Jadi tidak banyak yang bisa diceritakan disini. Padahal kami menempuh jarak yang lumayan jauh dari Seoul menuju kawasan Mount Seorak tersebut. Jika menaiki Cable Car, maka kita akan sampai dipertengahan Mount Seorak dan harus mendaki ke puncak gunung tersebut. Tidak bisa menikmati pengalaman melihat gunung terindah di utara Korea Selatan itu secara langsung itu memang mengecewakan, tapi kami memutuskan untuk melihat-lihat di sekitar situ. Sebuah Patung beruang yang menjadi Icon dari Mount Seorak akan menyambut saat kita memasuki kawasan tersebut. Gerbang kayu yang megah dengan ukiran yang indah, terdapat kuil dan sebuah Patung Giant Budha yng tidak kalah indah untuk diabadikan dengan photo. 






  • Keliling Kota Seoul 
Saat Free time atau malam hari sehabis mendatangi tempat wisata kami kadang berjalan-jalan melihat susana Seoul di Malam hari. Tidak pernah merasa bosan dan selalu menyenangkan. Banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi mulai dari situs sejarah, hiburan dan surga bagi mereka yang suka shopping. Berikut tempat - tempat yang sempat saya kunjungi :
  1. Deoksugung Palace serta menyaksikan proses penggantian penjaga istana kerajaan.
  2. Gyoengbokgung palace saat itu katanya tutup karena suatu hal yang saya tidak ingat sehingga kami hanya bisa melihat dari luar. 
  3. Gwanghwamun Square. Terdapat patung Raja Sejong dan Laksamana Yi Sunshin.
  4. Choenggyeochon Stream . Aliran ini mengalir dari Gwanghwamun sampai ke Dongdaemun sepanjang 10,84 km. Disinilah tempat diadakan festival Lentera Seoul selama 2 minggu di bulan November. 
  5. Dongdaemun Design Plaza.Sebuah landmark di Dongdaemun yang digunakan untuk tempat pameran, musium desain, rest area dan toko souvenir. saya melihat bangunan ini dari K Live (semacam toko Kpop yang terletak di lantai atas sebuah Mall) DDP ini keren banget.
  6. Myeongdong, Insadong, Dongdaemun dan Namdaemun Market dapat memanjakan para penyuka belanja atau sekerdar jalan-jalan dan menikmati berbagai jajanan. Dan satu lagi, untuk pengemar make up Ala Korea, disini gampang sekali untuk menenukan toko-toko dari berbagai brand seperti Etude House, Nature Republic dll.
  7. Itaewon. Disini terdapat Masjid terbesar di Korea Selatan dan banyak imigran muslim yang tinggal di sini, jadi jangan heran kalau memenukan banyak tempat makan timur tengah di sini.
  8. Bukchon Hanok Village, merupakan lingkungan tradisional Korea. Saya mengelilingi lingkungan ini sambil menggunakan Hanbok. Terdapat banyak tempat penyewaan hanbok yang bisa dipiih, mulai dari Hanbok yang tradional banget sampai modern Hanbok. Benar-benar pengalaman yang menyenangkan jalan-jalan dengan Hanbok dan berphoto dengan latar rumah tradisional Korea.  


Just info, jadi perjalanan ke Korsel saya dipandu oleh Tour leader, jadi semuanya berjalan lancar dan ga pakai nyasar. Kenapa pakai Tour leader?. Karena ke Korsel harus pake visa, sedangkan saya tidak punya waktu untuk urus visa (minta cuti susaaaah) serta ini pertama kalinya saya ke Korsel dan pertama kali ke luar negeri. Saya tidak mau ambil resiko tidak bisa menikmati liburan karena meraba-bara arah. Dan jujur saya rada kampungan untuk paham sistem transportasi umum di sana (LOL). Saran aja, jika kalian seperti saya, sabaiknya menggunakan Tour Leader apalagi jika kalian sama sekali tidak bisa Bahasa Korea karena rada susah ngomong english sama orang Korea.

Kalau dipikir-pikir masih banyak sekali tempat yang belum saya kunjungi di Seoul, misalnya tempat terkenal seperti Gangnam dan masih banyak lagi. Rasanya 6 hari tidak cukup untuk memanjakan diri menikmati pesona Seoul. Dengan hati yang separuhnya masih tertinggal di Korea, kami pun kembali ke Tanah Air dengan pengalaman baru. Berharap suatu hari bisa kembali ke Korea Selatan. Bagi kalian yang suka traveling, Korea Selatan wajib masuk dalam list kalian. Jika kalian kpoper dan penyuka Kdrama, saya tahu dan paham jika kalian ingin berkunjung ke Korea Selatan, maka mulailah menabung dan mulai belajar bahas Korea, karena siapa tahu saat ke sana kalian bisa ketemu jodoh disana, LOL.

Sekian untuk perjalanan di Korsel, kesempatan berikutnya saya akan isi dengan pengalaman Trip ke Malaysia dan Thailand (akhirnya kesampean juga) kemarin pada tanggal 4 Agustus 2017. See ya,,,






Jumat, 16 Oktober 2015

GILI PETAGAN dan GILI PASIR (GILI KAPAL)


Lombok Timur merupakan salah satu wilayah yang ada di Pulau Lombok. Berpusat di Kota Selong, wilayah ini memiliki luas  sekitar 1.605,55 km². Terdapat banyak objek wisata yang dapat ditemukan di wilayah ini, salah satunya adalah Pantai Pink, Tanjung Ringgit dan masih banyak lagi. 

Akhir-akhir ini gue dan teman-teman kecil gue lagi hobi main ke pantai, so untuk kali ini gue akan memulai tulisan ini dengan bercerita tentang Trip gue ke Gili Petagan dan Gili Kapal yang bakalan bikin jatuh cinta dan ingin datang kembali. Untuk menuju ke tempat ini, kalian dapat menggunakan boat penumpang dari Pantai Gili Lampu yang jaraknya kurang lebih 3 jam dari kota Mataram atau 20 menit dari rumah gue,hahahahaha. Di tempat ini kalian bisa memilih destinasi lainnya selain Gili Kapal dan Petagan. Persatu lokasi atau Gili, dikenakan tarif Rp 250.000 untuk boat (max 10 penumpang) dan alat snorkling Rp 25.000/orang. Jika ingin mengunjungi gili lain, kaliana hanya cukup menambah Rp 75.000/gili. Dari Gili Lampu kalian akan membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit utuk tiba di lokasi. Di sini terdapat beberapa gili yang bisa kalian kunjungi yang jaraknya cukup dekat antara gili satu dengan gili lainnya.

1. Gili Petagan

Merupakan salah satu dari sederetan pulau-pulau kecil (Gili) yang ada di sebelah timur pulau Lombok. pada kesempatan ini gue nggak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana keadaan dan penampakan gili tersebut, karena gue emang nggak sempat mendarat di sana karena kondisi yang tidak memungkinkan. tapi dari informasi yang gue terima, Gili Petagan memiliki penampakan yang cantik dengan tanaman-tanaman bakau yang menutupinya. ngga kecewa karena tidak bisa menginjakkan kaki di Gili Petagan, kami pun memutuskan untuk bersnorkling ria di sekitaran Gili tersebut. It's not my first time, tapi tetep aja masih rada-rada worry untuk masuk ke dalam air yang dari permukaan sudah terlihat karang-karang cantik tersebut, karena sebenarnya gue ngga bisa renang dengan baik. Tapi karena akhirnya gue nyebur juga setelah melihat anak-anak yang lain disambut hangat oleh ikan-ikan yang di sana. Excited banget. Benar saja, saat berada dalam air, gue langsung diserbu oleh ikan-ikan lucu tersebut. Bukannya tanpa alasan, ikan-ikan itu mengelilingi kami karena kami memang membawa remah roti yang sudah kami siapkan sebelumnya. Jadi sebenarnnya yang mereka incar adalah remah roti yang kami bawa. hehehehee,,,Tapi sensasinya bener-bener oke banget saat ikan-ikan tersebut berkumpul di sekeliling gue. Dengan konyol gue membayangkan kalau mereka sejenis Piranha, gue udah mati dalam sekejap karena dikeroyok oleh mereka. jujur, gue betah berlama-lama di spot ini. air yang jernih dengan ikan-ikan yang bersahabat. hahhahaaa,,, kami menghabiskan sekitar satu jam lebih di Seputaran Gili Petagan ini.


2. Gili Kapal/Gili Pasir

Tidak jauh dari Gili Petagan, sekitar 5 menit menggunakan boat, ada sebuah daratan cantik lain yang dikenal dengan Gili Kapal atau Gili Pasir. Sebuah keindahan yang memanjakan mata, itulah kata yang pantas terucap saat pertama kali gue melihat hamparan pantai pasir putih tersebut. Tanpa ada satu pun bangunan dan tumbuhan yang menjulang berdiri di atasnya. Hanya hamparan pasir pusih yang kontras dengan air yang berwarna biru segar yang mengelilinginya.Mungkin itu alasan kenapa Gili Cantik ini di kenal juga dengan sebutan Gili Pasir. Saat itu sepi banget, hanya kami yang ada di sana, serasa private island (hahahahaha). Gili ini tidak cukup luas, sehingga dari ujung gue bisa melihat ujung yang lainnnya. Air di tempat ini benar-benar biru dan jernih, tidak ada karang, sehingga sangat memungkinkan untuk berenang dan bermain-main di sekitar pantai. seperti magnet, kami langsung meloncat dari boat dan langsung mengeksplore gili  kecil tersebut. ada beberapa spot yang oke banget untuk berphoto, dan gue rasa Photo Prewedding di sini bakalan keren banget ( hhhhmmmmm). 


Gili Pasir atau Gili Kapal ini akan muncul saat air laut sedang surut (menurut informasi yang gu terima) dan gue mungkin beruntung bisa datang disaat permukaan Gili cantik ini tidak tenggelam oleh air. Tapi memang ada bagian daratannya yang masih di genangi air laut, dan di tumbuhi oleh rumput-rumput laut yang halus. serta tekstur pasir yang ada dibeberapa sisi memang meninggalkan jejak-jejak air yang cantik. Jadi kemungkinan memang benar Gili ini hanya muncul saat air laut sedang surut.





Gue jatuh cinta sama tempat ini, ini pertama kalinya gue melihat tempat sekeren ini. Gue rela berjemur, panas-panasan di tempat ini karena emang di sini panas banget. Tapi sepanas apa pun, gue yakin kalian ga akan peduli dan tetap memilih untuk mengeksplore dan bermain di tempat ini untuk waktu yang lama. setelah puas mengeksplore dan mengambil photo (bahan untuk pamer di Instagram, hehehee), kami memutuskan untuk berenang. Airnya yang biru  seperti memanggil kami sejak tadi untuk bermain bersama. Saking jernihnya, kalian akan bisa melihat dengan jelas tanpa menggunakan google di dalam air. tidak ada alasan untuk menyelam, karena di sini tidak ada karang maupun ikan. dan pantainya sangat dangkal sehingga orang yang nggak bisa berenang seperti gue nggak perlu safety jacket untuk menikmati sensasi bermain di air kali ini.



Saking betahnya, gue lupa berapa waktu yang kami habiskan di Gili ini, dan memutuskan untuk kembali saat kami merasa lapar, karena bekal yang kami bawa sudah habis saat selesai snorkling di Petagan, dan energi kami habis lagi saat bermain di Gili kapal yang sexy ini. Kami pun memutuskan untuk pulang. Saat kami akan meninggalkan pulau ternyata ada pengunjung lain yang datang. sepertinya kami memang diberikan kesempatan untuk menikmati dan memiliki pulau kecil yang cantik itu untuk diri kami sendiri walau hanya beberapa jam, dan itu sangat menyenangkan berada di sana hanya bersama sahabat-sahabat gue, hahahahaaa,,, kami berlari kesana kemari kami, tertawa dan berteriak, bermain sepuasnya, dan di sana hanya ada kami. kalian harus merasakannya. 




Sedikit berat untuk mengakhiri liburan kami kali ini. di atas boat kami masih memandangi keindahan gili kapal yang perlahan menjauh. Pandangan mata yang saat itu di dominasi oleh warna biru laut dan langit yang cantik serta daratan kecil dengan pasir putihnya yang indah, seakan berkata, " kembalilah di lain kesempatan". Sangat bersyukur sekali bahwa di daerah ini ada tempat secantik Gili kapal yang masih benar-benar alami dan indah. Saat kembali pulang, kami masing-masing mendapatkan photo (yang menurut kami bagus) dengan latar belakang air  super biru yang fresh dengan kami duduk di ujung boat (yang kata orang terlihat seperti boat pribadi mahal yang biasa di pkai orang kaya buat private holiday gitu,lol)... 



 

 Well, itu dia sedikit cerita dan photo untuk trip gue kali ini, dan rencananya gue akan berbagi cerita untuk stiap trip yang gue lakukan. walau gue bukan traveler sejati yang punya banyak pengalaman dan sudah pergi ke berbagai tempat ( gue nggak punya waktu bnyak untuk main karena pekerjaan) tapi setidaknya gue punya cerita dan info yang bisa gue bagi tentang tempat-tempat oke di tanah kelahiran gue tercinta, Pulau Lombok. Dan ngga lupa gue ingatkan untuk selalu menjaga kebersihan dari tempat yang sudah kalian kunjungi. karena bagaimana pun kita berteriak pada Pemerintah setempat untuk meminta mereka menjaga objek wisata yang ada, tidak akan berguna jika kita sendiri tidak bertindak dengan hal-hal kecil seperti tidak meninggalkan sampah di objek wisata yang sudah kita kujungi. Kenapa harus meminta jika kita bisa melakukannya sendiri, itung-itung bantu pemerintah kita untuk menjaga aset daerah, tidak ada ruginya juga kan,,, ^^
See Yaaaaaa,,,,,,