Jumat, 16 Oktober 2015

GILI PETAGAN dan GILI PASIR (GILI KAPAL)


Lombok Timur merupakan salah satu wilayah yang ada di Pulau Lombok. Berpusat di Kota Selong, wilayah ini memiliki luas  sekitar 1.605,55 km². Terdapat banyak objek wisata yang dapat ditemukan di wilayah ini, salah satunya adalah Pantai Pink, Tanjung Ringgit dan masih banyak lagi. 

Akhir-akhir ini gue dan teman-teman kecil gue lagi hobi main ke pantai, so untuk kali ini gue akan memulai tulisan ini dengan bercerita tentang Trip gue ke Gili Petagan dan Gili Kapal yang bakalan bikin jatuh cinta dan ingin datang kembali. Untuk menuju ke tempat ini, kalian dapat menggunakan boat penumpang dari Pantai Gili Lampu yang jaraknya kurang lebih 3 jam dari kota Mataram atau 20 menit dari rumah gue,hahahahaha. Di tempat ini kalian bisa memilih destinasi lainnya selain Gili Kapal dan Petagan. Persatu lokasi atau Gili, dikenakan tarif Rp 250.000 untuk boat (max 10 penumpang) dan alat snorkling Rp 25.000/orang. Jika ingin mengunjungi gili lain, kaliana hanya cukup menambah Rp 75.000/gili. Dari Gili Lampu kalian akan membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit utuk tiba di lokasi. Di sini terdapat beberapa gili yang bisa kalian kunjungi yang jaraknya cukup dekat antara gili satu dengan gili lainnya.

1. Gili Petagan

Merupakan salah satu dari sederetan pulau-pulau kecil (Gili) yang ada di sebelah timur pulau Lombok. pada kesempatan ini gue nggak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana keadaan dan penampakan gili tersebut, karena gue emang nggak sempat mendarat di sana karena kondisi yang tidak memungkinkan. tapi dari informasi yang gue terima, Gili Petagan memiliki penampakan yang cantik dengan tanaman-tanaman bakau yang menutupinya. ngga kecewa karena tidak bisa menginjakkan kaki di Gili Petagan, kami pun memutuskan untuk bersnorkling ria di sekitaran Gili tersebut. It's not my first time, tapi tetep aja masih rada-rada worry untuk masuk ke dalam air yang dari permukaan sudah terlihat karang-karang cantik tersebut, karena sebenarnya gue ngga bisa renang dengan baik. Tapi karena akhirnya gue nyebur juga setelah melihat anak-anak yang lain disambut hangat oleh ikan-ikan yang di sana. Excited banget. Benar saja, saat berada dalam air, gue langsung diserbu oleh ikan-ikan lucu tersebut. Bukannya tanpa alasan, ikan-ikan itu mengelilingi kami karena kami memang membawa remah roti yang sudah kami siapkan sebelumnya. Jadi sebenarnnya yang mereka incar adalah remah roti yang kami bawa. hehehehee,,,Tapi sensasinya bener-bener oke banget saat ikan-ikan tersebut berkumpul di sekeliling gue. Dengan konyol gue membayangkan kalau mereka sejenis Piranha, gue udah mati dalam sekejap karena dikeroyok oleh mereka. jujur, gue betah berlama-lama di spot ini. air yang jernih dengan ikan-ikan yang bersahabat. hahhahaaa,,, kami menghabiskan sekitar satu jam lebih di Seputaran Gili Petagan ini.


2. Gili Kapal/Gili Pasir

Tidak jauh dari Gili Petagan, sekitar 5 menit menggunakan boat, ada sebuah daratan cantik lain yang dikenal dengan Gili Kapal atau Gili Pasir. Sebuah keindahan yang memanjakan mata, itulah kata yang pantas terucap saat pertama kali gue melihat hamparan pantai pasir putih tersebut. Tanpa ada satu pun bangunan dan tumbuhan yang menjulang berdiri di atasnya. Hanya hamparan pasir pusih yang kontras dengan air yang berwarna biru segar yang mengelilinginya.Mungkin itu alasan kenapa Gili Cantik ini di kenal juga dengan sebutan Gili Pasir. Saat itu sepi banget, hanya kami yang ada di sana, serasa private island (hahahahaha). Gili ini tidak cukup luas, sehingga dari ujung gue bisa melihat ujung yang lainnnya. Air di tempat ini benar-benar biru dan jernih, tidak ada karang, sehingga sangat memungkinkan untuk berenang dan bermain-main di sekitar pantai. seperti magnet, kami langsung meloncat dari boat dan langsung mengeksplore gili  kecil tersebut. ada beberapa spot yang oke banget untuk berphoto, dan gue rasa Photo Prewedding di sini bakalan keren banget ( hhhhmmmmm). 


Gili Pasir atau Gili Kapal ini akan muncul saat air laut sedang surut (menurut informasi yang gu terima) dan gue mungkin beruntung bisa datang disaat permukaan Gili cantik ini tidak tenggelam oleh air. Tapi memang ada bagian daratannya yang masih di genangi air laut, dan di tumbuhi oleh rumput-rumput laut yang halus. serta tekstur pasir yang ada dibeberapa sisi memang meninggalkan jejak-jejak air yang cantik. Jadi kemungkinan memang benar Gili ini hanya muncul saat air laut sedang surut.





Gue jatuh cinta sama tempat ini, ini pertama kalinya gue melihat tempat sekeren ini. Gue rela berjemur, panas-panasan di tempat ini karena emang di sini panas banget. Tapi sepanas apa pun, gue yakin kalian ga akan peduli dan tetap memilih untuk mengeksplore dan bermain di tempat ini untuk waktu yang lama. setelah puas mengeksplore dan mengambil photo (bahan untuk pamer di Instagram, hehehee), kami memutuskan untuk berenang. Airnya yang biru  seperti memanggil kami sejak tadi untuk bermain bersama. Saking jernihnya, kalian akan bisa melihat dengan jelas tanpa menggunakan google di dalam air. tidak ada alasan untuk menyelam, karena di sini tidak ada karang maupun ikan. dan pantainya sangat dangkal sehingga orang yang nggak bisa berenang seperti gue nggak perlu safety jacket untuk menikmati sensasi bermain di air kali ini.



Saking betahnya, gue lupa berapa waktu yang kami habiskan di Gili ini, dan memutuskan untuk kembali saat kami merasa lapar, karena bekal yang kami bawa sudah habis saat selesai snorkling di Petagan, dan energi kami habis lagi saat bermain di Gili kapal yang sexy ini. Kami pun memutuskan untuk pulang. Saat kami akan meninggalkan pulau ternyata ada pengunjung lain yang datang. sepertinya kami memang diberikan kesempatan untuk menikmati dan memiliki pulau kecil yang cantik itu untuk diri kami sendiri walau hanya beberapa jam, dan itu sangat menyenangkan berada di sana hanya bersama sahabat-sahabat gue, hahahahaaa,,, kami berlari kesana kemari kami, tertawa dan berteriak, bermain sepuasnya, dan di sana hanya ada kami. kalian harus merasakannya. 




Sedikit berat untuk mengakhiri liburan kami kali ini. di atas boat kami masih memandangi keindahan gili kapal yang perlahan menjauh. Pandangan mata yang saat itu di dominasi oleh warna biru laut dan langit yang cantik serta daratan kecil dengan pasir putihnya yang indah, seakan berkata, " kembalilah di lain kesempatan". Sangat bersyukur sekali bahwa di daerah ini ada tempat secantik Gili kapal yang masih benar-benar alami dan indah. Saat kembali pulang, kami masing-masing mendapatkan photo (yang menurut kami bagus) dengan latar belakang air  super biru yang fresh dengan kami duduk di ujung boat (yang kata orang terlihat seperti boat pribadi mahal yang biasa di pkai orang kaya buat private holiday gitu,lol)... 



 

 Well, itu dia sedikit cerita dan photo untuk trip gue kali ini, dan rencananya gue akan berbagi cerita untuk stiap trip yang gue lakukan. walau gue bukan traveler sejati yang punya banyak pengalaman dan sudah pergi ke berbagai tempat ( gue nggak punya waktu bnyak untuk main karena pekerjaan) tapi setidaknya gue punya cerita dan info yang bisa gue bagi tentang tempat-tempat oke di tanah kelahiran gue tercinta, Pulau Lombok. Dan ngga lupa gue ingatkan untuk selalu menjaga kebersihan dari tempat yang sudah kalian kunjungi. karena bagaimana pun kita berteriak pada Pemerintah setempat untuk meminta mereka menjaga objek wisata yang ada, tidak akan berguna jika kita sendiri tidak bertindak dengan hal-hal kecil seperti tidak meninggalkan sampah di objek wisata yang sudah kita kujungi. Kenapa harus meminta jika kita bisa melakukannya sendiri, itung-itung bantu pemerintah kita untuk menjaga aset daerah, tidak ada ruginya juga kan,,, ^^
See Yaaaaaa,,,,,,